Padangsidimpuan, Sumtengpos – Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini Sik MH bersama tokoh agama (toga), tokoh masyarakat (tomas )menggelar silaturrahmi dan beriklar bersama menjaga persatuan dan kesatuan dimasa pandemi Covid-19 di kota Padangsidimpuan 3/12/20.
Kegiatan ini dilaksanakan di aula Simorangkir Makodim 0212/TS Kota Padangsidimpuan dan dihadiri Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini Sik MH dan Jajaran, Dandim O212/TS Letkol Inf. Rooy Chandra Sihombing, Walikota Padangsidimpuan yang diwakili Sekda Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe dan Ketua MUI Padangsidimpuan Zulfan Efendi Hasibuan.
Kapolres Kota Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini mengucapkan terima kasih atas kehadiran tokoh masyarakat dan agama dengan pertemuan ini optimis tetap menjaga kekompakan persatuan dan kesatuan bisa di jaga di kota ini.Kita harus menjaga supaya generasi penerus tidak lupa jatidiri sebagai bangsa Indonesia Jangan sampai generasi muda gagal paham dengan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Sampai saat ini situasi Pandemi Covid-19 masih terus berkembang masih ada masyarakat yang terpapar. Oleh karenanya menjadi tugas kita bersama menjaga daerah kita ini terus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dengan aktif memakai masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan.
“Kami dari pihak TNI ,Polri serta intansi Pemerintah terus melakukan upaya pencegahan dengan cara menghimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker dan tidak berkerumun,” kata Prihartini.
Dikatakan, masa pandemi ini yang cukup mempengaruhi ekonomi masyarakat dan Pemerintah telah melakukan upaya berupa bantuan sosial kepada masyarakat.
“Kami memohon dan mengajak agar para tokoh agama dan masyarakat untuk bersama – sama menjaga situasi keamanan di Wilayah Kota Padangsidimpuan, dan tidak mudah terprovokasi sehingga menimbulkan gangguan keamanan,”tambahnya.
Sementara Ketua FKUB Padangsidimpuan, Dr. Zulfadli Nasution mengatakan bahwa selaku Ketua FKUB Padangsidimpuan mengucapkan terimakasih atas undangan silaturrahmi antar lintas Agama.
“Mari kita saling bertoleransi antar umat beragama.Toleransi merupakan sikap lapang dada atau terbuka dalam menghadapi perbedaan yang bersumber dari kepribadian yang mulia.Dalam mengahadapi virus Covid-19 kita harus Ikhlas, Sabar dan meminta maaf serta tetap mematuhi himbauan pemerintah yakni protokol kesehatan dalam adaptasi kebiasaan baru,”katanya.
Diakui saat ini sudah banyak penyusup-penyusup yang merubah pikiran masyarakat dengan berita Hoax dan Ujaran Kebencian.” Mari kita bersama – sama saling menjaga kerukunan antar umat beragama dan saling mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan berita Hoax dan Ujaran kebencian. Trilogi kerukunan umat beragama berdasarkan pilar kebangsaan yaitu Interen ummat, antar ummat dan ummat beragama dengan pemerintah dengan perpedoman Pancasila dan UUD 1945,”tambahnya.
Sementara Dandim 0212/TS Letkol Inf. Rooy Chandra Sihombing kegiatan lintas agama dan tokoh masyarakat dalam rangka mempererat persatuan dan kesatuan menuju adabtasi kebiasaan baru dapat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Indonesia adalah negara dengan keragaman suku, budaya, bahasa dan agama yang cukup tinggi. Saya mengajak para tokoh agama dan masyarakat bersama – sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dalam mewujudkan keharmonisan dan sangling bertoleransi antar umat beragama,” kata Rooy Chandra Sihombing.
Dia juga berharap sinergitas dalam meneguhkan komitmen dalam rangka mempererat kesatuan dan persatuan bangsa peduli dan peka terhadap aspek kehidupan. “Para tokoh agama dan masyarakat menjadi Contoh dan suritauladan bagi masyarakat.Sampai Saat ini penyebaran virus Covid-19 masih berkembang di Wilayah Kota Padangsidimpuan.Kami bermohon kepada para tokoh agama dan masyarakat agar bersama-sama menghimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan sehingga dapat mencegah penyebaran virus Covid-19 di wilayah kota Padangsidimpuan,” katanya.
“Mari kita bersama – sama menghimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi atas berita Hoax maupun ajakan ujaran kebencian yang dapat menimbulkan situasi gangguan kamtibmas di wilayah kota Padangsidimpuan,”tambahnya.
Walikota Padangsidimpuan melaui Sekda Kota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe mengatakan bahwa sampai saat ini sesuai dengan data bahwa masih adanya penyebaran virus Covid-19 di Wilayah Kota Padangsidimpuan.
“Kami dari atas nama pemerintah mengajak para tokoh agama dan masyarakat agar bersama menghimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Pemko Padangsidimpuan sudah melakujan upaya pencegahan bersama dengan TNI – Polri dalam rangka memutus Penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Padangsidimpuan.
Saat ini Pemko Padangsidimpuan sudah membuat Perda terkait Protokol Kesehatan dan sudah disetujui oleh DPRD Padangsidimpuan dan saat ini Perda tersebut masih dalam Proses Evaluasi di Tingkat Provinsi,” jelasnya mengakhiri.